Kota Batu – Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata bersama Kabid Dokkes Polda Jatim menjenguk korban ledakan petasan yang sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu. Rabu (2/4)
Korban bernama A.L. (19), warga Dusun Jurangrejo, Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, mengalami luka serius akibat insiden yang terjadi pada Senin (31/3/2025) sekitar pukul 21.00 WIB.
Ledakan tersebut terjadi saat A.L. bersama seorang anak lain, S.D. (12), tengah meracik petasan di rumah korban. Akibat ledakan tersebut, A.L. mengalami luka di sebagian tubuh dan wajah, sementara S.D. mengalami cedera di bagian kaki. Keduanya segera dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan intensif.
Dalam kunjungannya tersebut, AKBP Andi Yudha Pranata menyampaikan keprihatinan sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak bermain atau membuat petasan karena berisiko tinggi terhadap keselamatan.
“Kami mengimbau masyarakat, terutama para pemuda, untuk tidak bermain petasan. Selain membahayakan diri sendiri, hal ini juga dapat merugikan orang lain. Mari kita isi momen kebersamaan dengan cara yang lebih aman dan positif,” tegas Kapolres Batu.
Kapolres juga menekankan bahwa pembuatan, penyimpanan, dan penggunaan petasan tanpa izin merupakan pelanggaran hukum yang dapat dikenai sanksi tegas. Polres Batu akan terus melakukan sosialisasi dan penindakan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Dengan meningkatnya kasus ledakan petasan setiap tahun, terutama menjelang hari besar, Kepolisian mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan menghindari bahan peledak demi keamanan bersama.
“Keselamatan adalah prioritas. Kami harap peristiwa seperti ini tidak terulang lagi,” pungkas Kapolres Batu.